Gaya Bahasa

Farchany Nashrulloh

Dalam menulis artikel baik itu untuk blog sendiri atau untuk artikel orang lain ada tata bahasa yang biasa digunakan. Biasanya tata bahasa atau gaya bahasa ini mengikuti jenis blog nya.

Bisa jadi formal yang cocok untuk blog tersebut, ataupun bisa jadi bahasa sehari-hari, santai, seperti halnya curhat yang lebih tepat digunakan.

Namun semua itu kembali lagi kepada kebutuhan kamu dalam penulisan.

Nah, setelah saya fikir-fikir kembali, kira kira gaya bahasa apa yang pas untuk saya terapkan dalam penulisan artikel di blog ini. Dengan banyak pertimbangan akhirny saya memutuskan untuk menggunakan gaya bahasa “bebas”.

Artinya aku bebas mau menggunakan bahasa formal, bebas mau menggunakan bahasa sehari-hari, gaul, ataupun gaya bahasa lainnya. Karena menyesuaikan suasana hati dan juga tergantung topik yang dibahas juga dalam artikelnya.

Jadi dalam penulisan setiap artikel di blog ini mungkin akan menemukan gaya bahasa yang berbeda-beda. Dan saya yakin seiring berjalannya waktu nanti saya akan menemukan “style” gaya bahasa saya sendiri yang cocok dan pas sesuai saya.

Karena memang dasarnya ini blog pribadi, jadi nggak ada tuntutan ataupun paksaan dalam penulisan artikelnya.

Jadi ya emang suka-suka aku aja mau nulis artikel kayak apa dan bagaimana.

Namun jika kamu seorang penulis artikel, baik itu jasa sendiri ataupun emang pekerjaannya penulis artikel. Sebaiknya bisa menyesuaikan gaya bahasa yang digunakan seperti poin di atas yang saya sampaikan.

Dulu saya juga pernah menjadi penulis artikel lepas, ya memang setiap pesanan berbeda-beda gaya bahasa yang digunakan. Jadi memang harus menyesuaikan.

Yang pasti dicoba aja terus, untuk awal buat kerangka artikelnya terlebih dahulu, lalu tulis sembarangan mengalir aja, lalu baru dikoreksi kira-kira mana yang perlu diubah, mana yang perlu di pindah.

Nanti lama kelamaan kamu pasti akan terbiasa dan bisa menyesuaikan dengan mudah gaya bahasa yang digunakan.

Dan yang pasti jangan berhenti membaca, entah itu membaca buku ataupun artikel lainnya. Karena dengan membaca kamu akan mendapatkan ilmu baru, entah itu ilmu penulisan, ataupun ilmu yang disampaikan dalam tulisan tersebut.

Saya pribadi sampai sekarang masih berusaha membaca terus, dan memang melelahkan untuk aku yang jarang membaca. Tapi dengan membaca wawasan kita akan semakin luas.

Dan dengan membaca, membuat otak kita semakin terasah dan semakin meningkat kinerja otak kita.

Terima kasih.

Tinggalkan komentar